spot_img
BerandaBIEkonomi Sumut Didorong Konsumsi, Konstruksi, dan Ekspor

Ekonomi Sumut Didorong Konsumsi, Konstruksi, dan Ekspor

IMG 20240430 WA0039
IGP Wira Kusuma saat BBM, Wira Kusuma juga memaparkan Ekonomi Sumut Didorong Konsumsi, Konstruksi, dan Ekspor. Inflasi pada Maret dari sisi pergerakan harga pada Maret 2024, inflasi Nasional meningkat, namun terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK Maret 2024 tercatat sebesar 3,05% (yoy) meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 2,75% (yoy) namun masih berada dalam kisaran sasaran 2,5±1%/Selasa 30/4/2024 di Nusa Dua Kafe Medan/Foto :Ist/Kopitimes
Kopi Times | Medan :
Ekonomi Sumatera Utara (Sumut) diprakirakan tetap kuat pada triwulan I-2024, didorong Konsumsi, Konstruksi, dan Ekspor, serta adanya peningkatan konsumsi masyarakat, indeks penjualan riil, kinerja konstruksi yang seiring dengan pemulihan penyaluran kredit ke sektor konstruksi, dan permintaan ekspor dan domestik.

Hal ini dipaparkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara, IGP Wira Kusuma saat Bincang Bareng Media (BBM), 30/4/2023 di Nusa Dua Cafe Medan

Konsumsi rumah tangga merupakan penyumbang terbesar PDB Sumut. Peningkatan konsumsi ini menunjukkan optimisme masyarakat dan pulihnya daya beli pasca pandemi.

Indeks penjualan riil yang menguat, menunjukkan aktivitas perdagangan dan konsumsi yang meningkat. Kinerja konstruksi yang membaik. Sektor konstruksi menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Sumut.

Pemulihan penyaluran kredit ke sektor ini menunjukkan kepercayaan investor dan perbankan terhadap prospek pembangunan di Sumut. Meningkatnya aktivitas konstruksi menandakan terciptanya lapangan kerja dan peluang usaha baru.

Permintaan ekspor dan domestik yang menguat, ini menunjukkan daya saing produk Sumut di pasar global. Hal ini didorong oleh pemulihan ekonomi global dan meningkatnya permintaan komoditas ekspor utama Sumut seperti kelapa sawit, karet, dan kopi. Meningkatnya permintaan domestik ini menunjukkan geliat industri manufaktur dan pengolahan di Sumut.

Ekonomi Sumut menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, didorong oleh berbagai faktor seperti konsumsi rumah tangga, konstruksi, dan ekspor. Pertumbuhan ini diharapkan dapat mendorong penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan pengentasan kemiskinan di Sumut.

Pada Triwulan I 2024 tumbuh sebesar 5,24% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor industri pengolahan, pertanian, dan transportasi.

Pemerintah Sumut terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kebijakan dan program, seperti peningkatan infrastruktur, pengembangan pariwisata, dan pemberdayaan UMKM.

Wira Kusuma juga memaparkan inflasi pada Maret. Dari sisi pergerakan harga pada Maret 2024, inflasi Nasional meningkat, namun terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK Maret 2024 tercatat sebesar 3,05% (yoy) meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 2,75% (yoy) namun masih berada dalam kisaran sasaran 2,5±1%.

Inflasi tahunan Sumatera Utara berada dalam rentang sasaran. Pada Maret 2024 Sumatera Utara mengalami inflasi bulanan (mtm) 0,72%, meningkat jika dibandingkan bulan lalu sebesar 0,41%. Seluruh kab/kota IHK Sumut mengalami inflasi dengan inflasi tertinggi di Labuhanbatu sebesar 1,62% dan terendah di Karo 0,12%. (Red/Hery Manalu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini