Kopi Times | Jakarta :
Keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional masih tetap kuat pada Februari 2025. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tercatat sebesar 126,4, menandakan optimisme masyarakat tetap terjaga. Survei Konsumen Bank Indonesia menunjukkan bahwa faktor utama yang menopang kepercayaan ini adalah membaiknya persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini serta ekspektasi yang tetap positif terhadap masa depan.
Dua indikator utama dalam survei ini, yaitu Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), memberikan gambaran yang lebih mendalam. IKE meningkat menjadi 114,2 dari bulan sebelumnya yang sebesar 113,5. Ini menunjukkan bahwa masyarakat merasakan adanya perbaikan dalam aspek penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, serta aktivitas konsumsi rumah tangga. Sementara itu, IEK tetap optimis di angka 138,7, meski mengalami sedikit penurunan dari bulan sebelumnya yang mencapai 140,8. Penurunan ini bisa mencerminkan adanya kewaspadaan terhadap dinamika ekonomi global maupun kebijakan domestik yang mungkin mempengaruhi daya beli masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.
Secara keseluruhan, data ini mengindikasikan bahwa Indonesia masih terjaga dengan baik. Meskipun ada sedikit fluktuasi dalam ekspektasi konsumen, keyakinan yang tetap kuat menunjukkan bahwa daya beli masyarakat tetap solid. Hal ini menjadi sinyal positif bagi dunia usaha dan sektor riil untuk terus bergerak maju. Jika tren ini berlanjut, pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal pertama 2025 berpotensi tetap berada dalam jalur positif.
Namun, pemerintah dan pemangku kebijakan tetap perlu waspada terhadap berbagai faktor yang dapat mempengaruhi sentimen konsumen, seperti seperti inflasi, harga pangan, serta dinamika global.yang tepat, kepercayaan ini dapat terus dijaga demi pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan. (Red/*)